Kenapa Pasir Bangka Putih Di Jakarta Hampir Tidak Pernah Ada? Ada beberapa hal yang memperngaruhinya, anatara lain :
- Pasir Bangka Putih yang untuk bangunan tidak ditambang bersama PASIR HITAM
Pada tahun 2000an saat tingginya para penduduk mencari Timah di sebuah lokasi dimana tempat itu proses penambangan dan ada sebuah limbah yang dihasilkan adalah PASIR BANGKA PUTIH karena saat itu pasir sudah tercuci secara baik sehingga bersih dan putih.
2. Tingginya biaya penambang kalau pasir yang dihasilkan berwarna putih
Saat proses mengelola lahan untuk menhasilkan hasilnya yaitu PASIR BANGKA terkadang tenaga kerja tidak melakukan pencucian pasir tersebut secara bersih karna adanya biaya tinggi sehingga agar menghemat saat pencucian pasir tidak dilakukan sampai 3-4 kali.
3. Susutnya volume pasir karena proses pencucian tidak terlalu detail
Kalau harus dilakukan kadang pasir yang sudah didapat dari volume 5.000 M3 karena harus dicuci lagi kadang pasir akan berkurang. DIsitu jelas bahwa pasir yang sebelumnya masih mengandung kadar lumpur tinggi sehingga bisa defisit.
Pasir Bangka Putih Di Jakarta Hampir Tidak Pernah Ada?

Bagaimana barang tersebut tetap bisa datang ke Jakarta atau kota lain namun secara kasat mata enak dilihat yaitu bersih, tidak berwarna coklat, tidak halus juga teksturnya atau gradasinya. Kita berharap khususnya para pengguna PASIR BANGKA yang ada di Jakarta. Semoga ada lahan yang baik yang akan bisa digarap kontraktor untuk bisa menhasilkan barang yang bagus dan baik.

